News  

Jelang Earth Hour, Pemkot Ternate Siapkan 1.000 Kantong Belanja Non Plastik

Tampak depan Kantor Wali Kota Ternate. Foto: Eko Pujianto/cermat

Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat kampanye pengurangan penggunaan plastik melalui aksi lingkungan bertajuk Earth Hour. Dalam kegiatan yang akan digelar pekan depan, pemkot menyiapkan 1.000 kantong belanja bukan plastik untuk dibagikan ke masyarakat.

Aksi ini dijadwalkan berlangsung di Benteng Oranje, bersamaan dengan kegiatan pemadaman lampu selama satu jam, mulai pukul 21.00 hingga 22.00 WIT.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa pembagian kantong belanja tersebut ditujukan bagi warga yang hadir dalam kegiatan Earth Hour.

Baca Juga:  5 Tahun PT IWIP dan Potret Kerusakan Lingkungan di Teluk Weda

Ia menyebut langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kantong plastik sekali pakai ke alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Kampanye pengurangan plastik sebenarnya telah lama dilakukan, termasuk melalui pembatasan penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan modern. Namun, melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memberikan solusi langsung kepada masyarakat dengan menyediakan kantong belanja secara gratis” ujarnya, Jum’at, 17 April 2026.

Ia menambahkan, meskipun kantong belanja tersebut tergolong sederhana, kehadirannya cukup membantu masyarakat. Dengan menyimpannya di kendaraan atau membawanya saat beraktivitas, masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada plastik setiap kali berbelanja.

Baca Juga:  JPU Kejari Layangkan Panggilan Kedua Terhadap Mantan Kadis Kesehatan Kota Ternate

Selain itu, Pemkot Ternate juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, yang turut berkontribusi dalam program-program lingkungan di daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat gerakan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Ternate.

Melalui aksi Earth Hour, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi dan pengurangan sampah plastik semakin meningkat, sekaligus menjadikan Ternate sebagai kota yang lebih ramah lingkungan.

Penulis: Eko PujiantoEditor: Rian Hidayat